Sebagai permulaan berikut adalah yang perlu dilakukan :
Sistem yang digunakan pada tutorial kali ini adalah sistem wick , sistem wick adalah sistem hidroponik yang paling sederhana dan mudah dipraktekkan , ada 3 tahapan yang harus di lakukan untuk bertanam hidroponik :
1. Penyemaian
- Ambil Rockwool dan Benih
- Rendam Rockwool kedalam air bersih kurang lebih 5-10 menit, angkat dan tiriskan.
- Atur rockwool didalam wadah,
- Kemudian berikan lubang untuk benih, sesuaikan dengan benih yang akan kita tanam. Untuk tanaman yang menjulang tinggi seperti sawi, bayam dan kangkung, 1 rockwool bisa diisi 2-3benih, tapi untuk yang tumbuh kesamping seperti pakchoy, cukup 1 benih saja. Untuk cabe dan tomat cukup 1-2 benih.
- Buat lubang pada rockwool dengan menggunakan tusuk gigi, dalamnya cukup 3x ukuran benih.
- Ambil benih dengan menggunakan tusuk gigi basah, benih akan menempel di tusuk gigi, lalu masukkan benih kedalam lubang, satu lubang satu benih.
- Setelah semua benih disemai, tutupi dengan plastik hitam, lalu simpan ditempat yang tidak terkena matahari.
- Jangan lupa disemprot pagi dan sore dengan menggunakan air biasa.
- Setelah 1-2hari periksa apakah benih sudah pecah atau berkecambah, jika sudah berkecambah, bukalah tutup plastiknya, lalu kenalkan dengan matahari pagi.
Setelah 7-10 hari akan tumbuh 4 daun, maka siap untuk kita pindahkan ke netpot,
2. Penyiapan Nutrisi
Nutrisi terdiri dari 2 bagian, yaitu Nutrisi A dan Nutrisi BNutrisi A
- Siapkan air 500ml di wadah A, lalu masukkan semua Nutrisi A, kemudian aduk hingga tercampur semuanya.
- Siapkan air 500ml di wadah B, lalu masukkan semua Nutrisi B, kemudian aduk hingga tercampur semuanya.
Setelah 2 nutrisi pekat tersedia untuk mencairkannya perbandingannya ( 1L : 5ml + 5ml) jadi untuk 1liter air kita campur dengan 5ml Nutrisi A dan 5ml Nutrisi B. Jika tidak ada gelas takar gunakan tutup botol aqua, karna 1 tutup botol aqua sama dengan 5ml.

3. Penyiapan Sistem Wick
Siapkan Bak isi dengan air, lalu masukkan Nutrisi yang telah dicairkan sebelumnya. Setelah itu ambil netpot, kemudian pasang kain flanelnya. Kain flanel disini berfungsi sebagai sumbu, untuk mengalirkan nutrisi ke tanaman kita. Ambil sterofom, lalu lubangi seukuran ujung Netpotnya. Kemudian masukkan bibit (yang sudah keluar daun utamanya 3-4 daun, yang telah kita semai sebelumnya) kedalam netpot.
Lalu Netpotnya masukkan ke dalam sterofom yang sudah kita lubangi tadi, setelah itu letakkan diatas bak yang sudah berisi Nutrisi cair. Selalu cek nutrisi minimal 2 hari sekali, bila kurang segera tambahkan.

.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar